Minggu, 25 Desember 2011

Susunan Keramik Berikan Efek Luas pada Kamar Mandi

oleh: Indra Zaka Permana
Susunan Keramik Berikan Efek Luas pada Kamar Mandi

Anda ingin memberi kesan luas pada kamar mandi? Mainkan saja pola keramik yang menempel pada dinding dan lantai.

Kamar mandi 1,5mx1,5m bisa jadi terasa luas dengan olahan pola pemasangan keramik, lho.Kenapa bisa begitu? Itu karena permainan visual,  yang membuat mata seolah melihat ’komposisi di balik komposisi ’ pada pola pemasangan keramik. Permainan visual ini membuat efek ’dalam’ pada sebuah bidang.
Pola pemasangan keramik pada umumnya dengan pola grid, atau kotak-kotak. Pola ini menguatkan bentuk kotak itu sendiri. Namun jika pola grid itu dimainkan lagi, misalkan membagi pola grid pada dinding menjadi tiga bagian atas tengah dan bawah, maka dinding terlihat lebih luas. Lihatlah di kamar mandi ini, keramik dibagi menjadi tiga bagian, keramik bagian bawah, tengah, dan atas. Dinding secara tak langsung menjadi lebih luas.
Sedangkan pada lantai, pola grid yang dipasang diagonal menjadi pola yang membuat lantai terasa lebih lega. Pola diagonal seolah menghilangkan efek garis pada sisi bidang lantai yang menguatkan batasan dimensi. Efek garis-garis diagonal pada lantai menjadi solusi simpel memperluas kamar mandi 1,5mx1,5m.
Foto: iDEA/ Richard Salampessy

Bahan Pintu untuk Kamar Mandi

oleh: Dewi Kartini
Foto: iDEA/Tri Rizeki Darusman
Pintu kamar mandi Anda gampang rusak? Ganti dengan yang materialnya kuat. Perawatan adalah kunci keawetannya.
Kamar mandi seringkali terkena cipratan air. Apalagi jika kamar mandi berukuran kecil, misalnya 1,5mx1 m. Jika pintu sering terkena cipratan air, akibatnya pintu cepat rusak. Untuk menghindarinya, salah satunya, pandai-pandailah Anda memilih materialnya.
Umumnya pintu kamar mandi terbuat dari material kayu, aluminium, dan vynil. Berikut rinciannya:
  • Pintu kayu: Lebih rentan terhadap cipratan air. Sering terkena cipratan, pintu jadi lembap, kemudian lapuk, dan hancur. Kerusakan biasanya berawal dari bagian bawah karena bagian ini yang paling sering dan lama terkena air. Kalau pintu sudah lapuk dan hancur, jalan termudah adalah mengganti daun pintu berikut kusennya dengan yang baru. Karena itu, pintu kayu kurang cocok untuk kamar mandi kecil. Jika ingin menggunakan pintu kayu, pasang pintu pada area yang jauh dari cipratan air. Boleh juga Anda melapisnya dengan bahan yang tahan air, seperti akrilik, fiber, atau aluminium, pada bagian dalam yang menghadap kamar mandi.
  • Pintu aluminium : Aluminium adalah material yang tahan air dan korosi. Sebagai pintu kamar mandi, ia berbentuk rakitan yang menyatu dengan kusennya. Sifat aluminium yang tahan air dan antirkorosi memungkinkan material ini digunakan sebagai pintu kamar mandi. Namun aluminium bukan pilihan yang terbaik. Sebagai pintu, aluminium rentan gores dan penyok alias ringkih. Selain itu, pada saat proses buka dan tutup, lama kelamaan akan menimbulkan suara derit yang nyaring. Presisi pintu pun mudah berubah akibat engsel atau rivet lepas atau kendur.
  • Pintu vynil: Vynil mirip plastik atau PVC. Material ini tahan air, antikorosi, tidak berisik, dan memiliki nilai artisitik lebih baik dari aluminium. Permukaannya pun bisa dilapisi material lain, seperti takon aneka motif dan warna. Harga pintu dari bahan vynil relatif rendah. Tidak memerlukan finishing, dan perawatannya pun mudah. Pintu ini menyatu antara daun pintu dengan kusennya. Sebagai pintu kamar mandi, bahan vynil bisa sebagai alternatif pintu yang tahap air dan tahan korosi.
Foto: iDEA/Tri Rizeki Darusman

Sabtu, 03 Desember 2011

Karpet Dapat Dibersihkan Menggunakan Garam

oleh: Astri Diana

Karpet Dapat Dibersihkan Menggunakan Garam

Sebagai salah satu elemen dekoratif, karpet kadang sering terabaikan. Kehadirannya hanya dimanfaatkan sebagai percantikan ruang saja, tanpa memerhatikan perawatannya.

Padahal, jika tidak rutin dirawat, kesan cantik pada aksesori penutup lantai ini lama kelamaan bisa pudar dan noda yang menumpuk bisa menimbulkan berbagai penyakit pernapasan. Tak jarang juga, karpet menjadi tempat berkembangnya kutu busuk. 
Karpet jenis apapun sebaiknya rutin dibersihkan. Merawatnya tidak repot kok. Yuk mari simak beberapa tips seputar perawatan karpet berikut ini.
  1. Letakkan karpet pada ruang yang tidak terkena cahaya matahari langsung. Hal itu untuk menghindari cepat memudarnya warna karpet.
  2. Jika sudah terlanjur pudar, taburi karpet dengan garam dapur sebanyak mungkin. Diamkan sekitar 1 jam, lalu sedot dengan vacuum cleaner . Cara itu cukup ampuh untuk membuat warna karpet “hidup” lagi.
  3. Bersihkan dan sedot debu menggunakan vacuum cleaner  minimal tiga minggu sekali agar kotoran tidak menumpuk.
  4. Jika karpet terkena tumpahan noda, segera tekan bagian yang terkena noda dengan menggunakan lap basah. Hal itu berguna untuk mengangkat noda kotor dan membuat tumpahan cepat kering.
  5. Ubah posisi karpet tiga bulan sekali, agar posisi karpet yang sering terinjak kaki bisa sering berganti.
  6. Jika anda tak sempat mencuci karpet, taburkan saja soda kue ke permukaan karpet. Biarkan kurang lebih 1 jam, lalu sedot dengan vacuum cleaner  agar tampilannya sedikit kinclong.
Mudah kan? Cara tersebut bisa anda lakukan sehari-hari tanpa memerlukan bantuan jasa pencuci. Selain kualitas karpet terjaga, kebersihannya juga aman bagi kesehatan penghuni rumah.
Foto : iDEA/Melo

Minggu, 20 November 2011

Biar Mungil, tetap Nyaman dan Fungsional kok

oleh: Anissa Q. Aini
Foto: iDEA/ Dean Martin Saerang
Ukuran tidak menentukan fungsi sebuah ruangan. Yang kecil bukan berarti ga bisa fungsional. Mau bukti? Simak yang berikut ini.
Dalam rangka memaksimalkan penggunaan lahan, sudut ruang keluarga bisa lho , disulap jadi sudut baca yang nyaman. Supaya lebih jelas, perhatikan foto berikut. Sekilas kelihatannya seperti ruang duduk biasa. Simpel dengan sofabench , sebagai pencahayaan tambahan, ditempatkan standing lamp . Untuk rak buku, sudut baca ini memanfaatkan cerukan dinding.
Sudut baca ini menempati ruang berukuran kurang lebih 2mx1m. Biar mungil, tapi nyaman dan fungsional. Sebagai pelengkap, sekaligus sentuhan personal, dinding dihiasi beberapa foto pemilik rumah.
rmh anda2#34taufikMS_11
Yang juga tak kalah menarik pada ruang ini adalah rak buku pada cerukan dinding di sudut ruang. Sudut baca yang satu ini benar-benar mengefektifkan area sekecil apapun. Sebuah rak buku dibuat di dalam cerukan. Konsepnya mudah dan murah. Rak dibuat dari kayu, yang kemudian "dipasang" di dalam cerukan. Rak buku ini bikin area baca jadi lebih rapi. Ga akan ada tuh buku-buku berserakan. Jadi, ruangan mungil ini semakin terasa nyaman. Gimana? Tertarik?
Jadi, jika ada ruang sisa, kalau ukurannya pas, mulai deh buat rencana untuk memanfaatkannya. Sebagai ruang duduk, ruang baca, atau ruang apa saja, tergantung kebutuhan lah tentunya.

Kamis, 17 November 2011

Ingin Ruang Sempit jadi Lega? Manfaatkan Area Vertikal

oleh: Indra Zaka Permana

Ingin Ruang Sempit jadi Lega? Manfaatkan Area Vertikal
Hunian sesuai karakter, adalah solusi untuk memperkuat interaksi antara kita dan lingkungan. Memanfaatkan setiap ketinggian jadi ruang fungsional, akan melegakan ruang, dan perkuat karakter ruang.
Desain hunian pun tak hanya berurusan dengan caramendapatkan rasa aman, nyaman, dan tempat yang teduh. Desain hunian kini mengakomodasi kemampuan untuk mengarahkan seseorang untuk mengubah perilakunya sesuai dengan aturan yang ada di lingkungan tempat hunian itu berdiri. Hidup di apartemen contohnya, semakin banyak orang yang “dipaksa” untuk berubah, atau minimal menyesuaikan diri. Penghuni apartemen secara tak langsung akan lebih memperhatikan kondisi eksternal huniannya, keamanannya, dan utilitas bangunannya (termasuk suplai listrik dan air).
Lalu bagaimana cara mendapatkan hunian yang bisa sesuai karakter atau bisa mengubah karakter kita jadi jauh lebih baik? Ada beberapa cara seperti berikut:-
-      Memanfaatkan desain fungsional, terolah secara vertikal . Hidup tak hanya berlangsung di lantai ruangan, tapi di setiap ketinggian ruangan kita bisa dimaksimalkan menjadi ruang yang fungsional. Memaksimalkan setiap ketinggian menjadi ruang-ruang yang lebih hidup akanmembuat kita menyadari hal-hal baru tentang potensi diri yang bisa dimaksimalkan lebih lanjut. Contoh termudah adalah memanfaatkan lemari menjadi area tangga di apartemen berukuran 3mx3m karya arsitek Raul Renanda. Lemari buku yang fungsional untuk buku, dimanfaatkan ketinggiannya untuk menjadi fungsional bagi kaki yang menapak mencapai dipan di area atas.
-      Memanfaatkan sisa-sisa ruangan menjadi “milik” panca indera kita. Sudut ruang seringkali menjadi prioritas terakhir, baik secara pemanfaatannya maupun perawatan setelah dimanfaatkan menjadi ruang-ruang dihunian kita. Permainan warna bisa jadi solusi agar area sudut bisa lebih hidup tak menjadi “lost space” yang mengurangi kualitas ruang. Kualitas ruangan akan terasa saat penghuni bisa merasakan keterkaitan secara positif dengan ruang yang ia tempati.
-      Gunakan material sebagai media untuk mengembangkan daya pikir dan daya apresiasi . Rumah adalah surga kita saat seluruh jiwa dan raga bisa terkait dengan desain hunian yang kita tempati. Hunian bisa terkait secara kontemplatif, dimana ruang-ruang di setiap hunian memberikan inspirasi dan “ruang interaksi” bagi penglihatan, penciuman, perasa, pendengaran, dan pengecapan.
Foto: iDEA/Indra Zaka Permana
Desain: Raul Renanda

Jumat, 11 November 2011

Kamar Mandi Kecil Harus Tetap Fungsional

oleh: Anissa Q. Aini

Foto: iDEA Online/ Anissa Q. Aini
Kamar mandi kecil bukan sebuah kekurangan,kok . Ukuran boleh kecil, tapi harus tetap fungsional dan nyaman, dong .
Zaman sekarang, pada perumahan di perkotaan, jarang sekali terdapat kamar mandi berukuran besar. Kecuali rumah yang memang berdiri di lahan yang cukup luas. Kamar mandi berukuran kecil sering dianggap kurang nyaman. Padahal seharusnya ukuran besar maupun kecil, tetap harus fungsional dan nyaman. Gimana ya caranya?
Dalam buku berjudul Practical Ideas for Kitchens and Bathrooms dikatakan bahwa kamar mandi berukuran kecil juga bisa nyaman dan fungsional. Hal ini menuntut kepintaran pemiliknya dalam menatanya.
Ketika menata kamar mandi, salah satu poin penting adalah hindari lahan mati. Maksudnya, jangan sampai ada lahan yang tersia-siakan. Manfaatkan semua sudut yang ada seefektif mungkin. Tapi jangan sembarang menempatkan lemari atau rak, ya . Kalau memang tidak diperlukan, jangan sungkan untuk menyingkirkannya.
Pilihan warna juga berpengaruh besar, lho . Pilihan warna-warna pucat pas sekali diaplikasikan di kamar mandi berukuran sempit. Kenapa? Soalnya warna gelap membuat ruangan tampak lebih sempit. Kalaupun mau tetap menggunakan warna gelap, jangan aplikasikan pada bagian-bagian ruangan yang dominan, seperti dinding.
Kamar mandi di foto ini contohnya, berukuran 2,5mx2m. Meski berukuran relatif kecil, kamar mandi ini tetap berfungsi maksimal. Pilihan warna putih sebagai warna dominan, membuatnya tampak lebih terang, bersih, dan lega. Warna hitam diaplikasikan sebagai penyeimbang. Jangan lupakan peran cermin dan penggunaan material kaca pada shower area . Keduanya membuat kamar mandi terasa lebih "ringan".
Lokasi: Unit Contoh Permata Hijau Residence, Permata Hijau, Jakarta Barat
Foto: iDEA Online/ Anissa Q. Aini

Selasa, 08 November 2011

Ini Dia Contoh Kamar Mandi Sehat!

oleh: Anissa Q. Aini

Ini Dia Contoh Kamar Mandi Sehat!

Sinar matahari bebas masuk, udara lancar mengalir, dan tanaman pot bantu segarkan ruangan. Ini dia yang dibutuhkan untuk membuat sebuah kamar mandi sehat. Seperti yang satu ini.

Kamar mandi memang tidak pernah digunakan lebih dari satu jam, tapi bukan berarti ruangan 1,5m x 1,5m, dengan bak mandi atau shower  dan kloset sudah cukup. Seperti halnya ruangan lain di dalam rumah, kamar mandi pun perlu diperhatikan kesehatannya. Jadi tidak hanya fungsional, tapi juga nyaman digunakan untuk beraktivitas.
Lembap adalah masalah yang paling menjadi ancaman di kamar mandi. Udara lembap berpotensi menimbulkan lumut dan jamur, yang akhirnya berpotensi pula menimbulkan kuman penyakit. Walaupun membasuh badan mungkin hanya butuh waktu 15-30 menit, siapa yang mau melakukannya di kamar mandi yang kotor karena lumut dan jamur, berbau tak sedap pula?
Nah, kamar mandi yang Anda lihat di foto ini boleh dikatakan sebagai salah satu contoh kamar mandi sehat. Kita bahas satu per satu, ya . Pertama, kamar mandi ini didesain untuk bisa memasukkan banyak sinar matahari, yaitu lewat skylight . Cukup sinar matahari membuat kamar mandi lebih cepat kering, sehingga jamur, lumut, dan bakteri tidak berkembang biak. Selain itu, hemat listrik pula, karena selama matahari bersinar, kamar mandi ini tidak perlu penerangan dari lampu.
Kedua adalah lubang angin. Di salah satu bidang dinding kamar mandi ini terdapat lubang-lubang kecil, sebagai jalur pertukaran udara. Banyak orang ragu membuat lubang angin di dinding, seperti ini. Alasannya karena takut privasi saat mandi terganggu. Padahal bisa diakali, kok . Misalnya, Anda bisa menempatkan tanaman di depan dinding yang berlubang, supaya orang yang lewat tidak bisa mengintip. Jika lubang angin dibuat dari susunan bata, batako, dsb, seperti di foto ini, susun miring, sehingga orang tidak bisa memandang langsung ke area mandi.
Hal berikutnya yang membuat kamar mandi ini tergolong sehat adalah tanaman. Yak , tanaman pot! Terdengarnya sederhana, tapi tanaman punya peranan yang cukup baik untuk membantu menyegarkan udara di kamar mandi. Si pemilik kamar mandi di foto ini memilih sirih, tanaman yang selain mempercantik tampilan kamar mandi, juga dikenal bisa menyerap polutan. Ide yang bagus, bukan?
Bagaimana dengan kamar mandi Anda? Siap membuatnya jadi lebih sehat, dong .
Foto: iDEA/ Richard Salampessy